[twenty-something]
everything starts here..

Cerita 12 : Jam 4 Pagi

Sekarang saya ada di kegelapan malam (subuh tepatnya), abis msn-an ama teman saya yang ada di post sbelum ini..

Dan ada satu kesimpulan…

Jadi diri sendiri memang baik, tapi bila bisa lebih baik, terkadang perlu untuk menjadi orang lain yang lebih baik dari diri kita sendiri..

Selama ini saya pikir moto “be yourself” yang sering nempel di kaos-kaos orang-orang itu udah paling bagus, tapi dalam prakteknya, ga selamanya be yourself itu baik… Terkadang kita perlu menjadi orang lain untuk bisa lebih baik, di mata orang lain, maupun di mata kita sendiri.. Tinggal bagaimana kita menyatukan “orang lain” yang lebih baik itu ke dalam diri kita…

Tenang saja, di dunia ini masih banyak orang baik..

Kata-kata itu selalu saya ucapkan pada diri saya sendiri setelah menerima kebaikan dari orang lain..dan terkadang, kebaikan itu kita terima dari orang yang tidaik kita duga. Jadi, jangan pernah berprasangka buruk ama orang lain, karena bisa saja dia suatu saat menyelamatkan hari kita.

Ah, kembali sok tau..walaupun memang kadang sok tau itu perlu.. Dan lagi-lagi saya mengeluarkan tameng saya bahwa saya di sini cuma untuk mengingatkan, bukan sebagai ahli dalam hal-hal yang saya tulis…

Tadi siang saya baru nonton film Bridge To Terabithia dari rental DVD.. Saya tertarik dengan film itu karena soundtrack-soundtracknya yang sudah saya miliki sebelumnya bagus-bagus.. Dan ternyata memang filmnya bagus, walaupun terlalu sebentar menurut saya.. Intinya..

You got to keep your mind wide open..

Yap, dengan open minded, kita bisa melihat segala kemungkinan di dunia ini, bahkan yang orang lain tidak bisa melihatnya…dan itu adalah gift, yang belum tentu semua orang bisa melakukannya..

Tapi, mungkin saya terlalu open minded, jadi tidak tegas dengan prinsip-prinsip yang saya miliki..tapi ya saya tidak peduli, yang saya tegaskan cuma satu, bahwa saya yakin semuanya itu mungkin bahkan yang ada di film-film fiksi sekalipun dan yang jahat pun terkadang bisa jadi yang terbaik…

 

Jakarta, i miss you, but i’ll be there this Friday..just wait up…

Ok, selamat pagi semua, selamat menjalankan aktivitas masing-masing..

Good luck for your day..

 

4 Responses to “Cerita 12 : Jam 4 Pagi”

  1. dii gua gak ngertii..
    apaan c yang lu tulis??
    tunggu comment yang bener dari saya…
    wokeh!!!wohohoho

  2. ck ck ck

    baguslah masih ada org yang mikir positif kayak anda. gawat soalnya kalo banyak orang yang cara mikirnya kayak saya.

  3. yahhh
    akhirnya gua tauu,
    kemaren gak konsen bacanya
    kebanyakan orang…
    iyalah…
    tapi kadang gua gak tau yang mana yang baik mana yang gak,, samar…
    apa saya yang bodoh yah?? hew

  4. yah hidup kan ada sisi abu2nya juga..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: