[twenty-something]
everything starts here..

Cerita 16 : Abu-Abu Biru Januari

Halo, apa kabar smua? hehe.. saya kembali setelah sekian minggu ga nulis blog, akhirnya kembali menemukan si mood yang pergi mulu stiap kali saya coba hubungi.. O iya btw, Selamat Tahun Baru 2008 buat semua, smoga taun ini lebih baik, lebih indah dan pastinya, lebih SERU dari tahun kmaren-kmaren..haha..

Hmm..gila ya, udah bulan Januari lagi.. Dan ga disangka-sangka, hari pertama bulan Januari ini saya sudah mendapat gebrakan! hahaha..status brubah lagi nih, enjoy it and maintain it, smoga aja long lasting! Amiinn.. Yah, tapi saya ga akan ngebicarain masalah pribadilah di sini, mari kita bahas tentang Januari dengan warna abu-abu birunya..

Januari, hmmm bulan yang selalu ditunggu-tunggu orang ketika masuk bulan Desember di tahun sebelumnya. Karena bulan Januari adalah bulan dimana kita mengawali tahun baru. Ironisnya, di Januari kita banyak membuat resolusi-resolusi untuk tahun baru, tapi di bulan itu juga kita ngegagalin sendiri resolusi-resolusi itu. Halah, saya agak-agak kurang percaya ama yang namanya “Resolusi Tahun Baru”, hmmm bolehlah buat orang-orang yang pernah berhasil ngejalanin itu, tapi buat orang-orang ordinary seperti saya, hal itu tidak perlu, bahkan mungkin sedikit dihindari. Dalam setahun, apapun bisa terjadi, hidup jadi dinamis, mengalir tak tentu arahnya. Nah, buat saya resolusi-resolusi seperti itu hanya hiasan-hiasan awal tahun saja, tapi pada kenyataannya, jarang orang bisa konsisten dalam mengejarnya, dan saya lebih memilih untuk mengejar apa yang dihadirkan oleh tahun baru saja, begitu hal itu muncul, mari dikejar! Jangan hal yang tidak ada,kita buat-buat sendiri lalu kita kejar, agak-agak tidak iya (tidak iya=tidak) menurut saya.

Hahaha..saya jadi teringat tentang 3 miracle feelings yang saya alami di bulan Januari tahun 2000. Di masa itu, saya masih kelas 1 SMP, dan masih sering main-main dan jalan-jalan sama temen-temen SD. Suatu malam, saya sendirian dirumah, lalu saya cuma menyetel lagu saja sambil ngelamun di depan TV yang mati. Lagu-lagunya kalau tidak salah waktu itu adalah lagu-lagunya Rumah Sakit. Tiba-tiba, saya mengalami tiga perasaan yang saya tidak tahu datangnya darimana. Feeling yang pertama ceritanya seperti ini, saya tiba-tiba ingat kakak kelas saya di SMP bernama F. Jadi, saya punya seorang saudara sepupu yang kenal dengan si F, suatu saat saudara saya mengenalkan saya dengan kakak kelas saya itu. Nah pada saat ngelamun itu, saya tahu dia lagi study tour bersama angkatannya, berhubung saat itu dia kelas 3. Nah entah kenapa, saya kebayang dia mengalami kecelakaan di study tour itu. Ok, lanjut ke feeling kedua, saya lagi mengingat sahabat-sahabat saya di SD, mengkhayal dalam lagu kalau saya sedang berkumpul bersama mereka di sebuah mall. Lalu feeling yang ketiga adalah saya merasa saya akan bertemu dengan gebetan saya waktu kelas 1 SMP itu waktu saya jalan-jalan sama teman-teman SD saya itu.

Dan alhasil, ketiga feeling itu benar-benar terjadi. Hari Jum’at saya di sekolah, di kelas guru saya mengumumkan bahwa rombongan study tour kelas 3 mengalami kecelakaan, dan siswa yang paling parah mengalami kecelakaan adalah si F ini. Bedeeehhh, saya langsung seru sendiri, habis, saya juga tahu kalau saya cerita tentang feeling saya itu ke teman saya, mereka tidak akan percaya. Lalu pas pulang, teman SD saya ada yang menelpon dan dia ngajak reuni, katanya udah banyak yang bisa dateng dan yang ikut adalah teman-teman dekat saya. Itu kedua, nah yang ketiga, hari Sabtu pada saat saya reuni, saya benar-benar bertemu gebetan saya itu, ahauhauhauhaa…kocak kalau dipikir-pikir, agak-agak ga masuk akal, hasil dari ngelamun bisa jadi kenyataan.

Huaahhh…yaahhh bulan Januari dengan segala abu-abu birunya, ga tau kenapa saya kasih judul seperti itu, “abu-abu biru Januari”. Menurut saya bulan Januari tuh warnanya selalu abu-abu biru, mungkin saya meilhat dari cuacanya, yang cenderung mendung, dan kejadian-kejadiannya yang seakakan “abu-abu misterius” tapi “biru sejuk”.. kejadian-kejadiannya misterius sebagai pembuka tahun, banyak yang terjadi, tapi itu misterius, karena kita tidak tahu seperti apa di bulan-bulan selanjutnya. “biru sejuk”, kejadian-kejadian yang terjadi kebanyakan sebagai penyejuk jiwa untuk mengawali tahun yang baru, walapun saya ingat saya pernah mengalami tabrakan di bulan ini, tapi itu benar-benar jadi penyejuk jiwa, untuk lebih berhati-hati di waktu-waktu berikutnya. Yah, mungkin itu pandangan aneh saya terhadap bulan Januari. Tidak bagus, tapi aneh, dan biar saja tetap aneh seperti itu.

Have yourself a great year in 2008….

2008, here we come!!

..yang dikenang dari suatu tahun bukan lama berjalannya, tapi cepatnya satu moment bahagia yang terlewat begitu saja di tahun itu..

No Responses to “Cerita 16 : Abu-Abu Biru Januari”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: